
Mojokerto, 11 Juni 2025 — Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyongsong transformasi pendidikan nasional, tiga guru dari MI Bahrul Ulum Manduro mengikuti kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan di MIN 2 Mojokerto.
Guru-guru MI Bahrul Ulum yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah:
-
Putri Intan Shurillah, S.Pd
-
Muhammad Makhrus, S.Pd
-
Rony Kunaefi, S.Pd.I
Acara workshop ini dibuka secara resmi oleh Bapak Muttakin, M.Ag, selaku Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat para guru madrasah dalam mengikuti pelatihan-pelatihan penguatan implementasi Kurikulum Merdeka, serta menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menghadirkan pembelajaran yang bermutu dan relevan dengan perkembangan zaman.
Workshop menghadirkan Abdul Kholig, S.Pd.I., M.MPd sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan materi bertema “Strategi Menyusun TP, ATP, dan Modul Ajar Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Menyenangkan”. Materi ini membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai perencanaan pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka, mulai dari penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), hingga Modul Ajar yang kontekstual dan aplikatif.
Para peserta, termasuk dari MI Bahrul Ulum Manduro, mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Mereka berdiskusi aktif dan berlatih langsung menyusun modul pembelajaran yang berpihak pada peserta didik, dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan berorientasi pada kebutuhan serta potensi siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru madrasah, khususnya dari MI Bahrul Ulum Manduro, dapat semakin siap dan percaya diri dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan masing-masing, serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan pendidikan yang lebih bermakna dan menyenangkan.




